speaker berbahan bambu memperlihatkan bagaimana material tradisional dapat masuk ke industri elektronik modern. Bambu dapat diolah menjadi panel atau material komposit untuk bagian tertentu pada perangkat audio. Selain itu, struktur dan kepadatan material ikut memengaruhi bagaimana sebuah kabinet merespons getaran.
Namun, kualitas suara sebuah speaker tidak ditentukan oleh bambu saja. Desain driver, volume kabinet, port, crossover, dan rekayasa akustik tetap memainkan peran utama.
Speaker Berbahan Bambu Butuh Material Stabil
Batang bambu mentah mempunyai bentuk melingkar dan kadar air yang berubah.
Karena itu, produsen dapat mengolahnya terlebih dahulu.
Kenapa Kabinet Speaker Penting?
Driver speaker bergerak maju dan mundur untuk menghasilkan gelombang suara.
Gerakan tersebut juga menghasilkan gaya pada kabinet.
Jika kabinet bergetar terlalu kuat, suara tambahan yang tidak diinginkan dapat muncul.
Moreover, desainer biasanya menginginkan kabinet yang cukup kaku dan terkontrol.
Bambu Bisa Dibuat Menjadi Panel Laminasi
Bambu dapat dipotong menjadi strip.
Kemudian potongan tersebut disusun dan direkatkan.
Ringan dan Kaku Menjadi Kombinasi Menarik
Untuk bagian yang bergerak, massa mempunyai pengaruh besar.
Komponen harus bergerak sangat cepat mengikuti sinyal.
Speaker Portabel Juga Bisa Memakainya
Bambu dapat digunakan sebagai lapisan eksterior pada speaker Bluetooth.
Elektronik tetap berada di dalam.
CNC Membawa Bambu ke Era Digital
Salah satu teknologi yang membantu adalah CNC machining.
Desain dibuat di komputer.
